TPA & TOEFL

Rabu, 15 Juni 2011

Gorila ini Mati Akibat Perburuan Liar


Tiga bayi gorila dan satu induk gorila dewasa mati di Taman Nasional Rwanda. Hal ini terjadi akibat perburuan liar dan pengrusakan ekosistem di kawasan tersebut. Kini, hanya 680 gorila yang tersisa di dunia.
Seperti dilansir Reuters, Kamis (20/5/2010), gorila menjadi hewan primata paling langka saat ini. World Wildlife Fund (WWF) mencatat, setengah dari populasi hewan tersebut tinggal di kawasan Pegunungan Virunga, yang berbatasan dengan Rwanda, Uganda, dan Republik Kongo. Sisanya hidup di Taman Nasional Bwindi di Uganda.
“Kami semua sangat terkejut dengan kematian bayi-bayi gorila tersebut. Termasuk implikasinya terhadap populasi gorila secara keseluruhan,” kata Direktur Program Konservasi Gorila Eugene Rutagarama.
Primata-primata langka tersebut kini terus diburu. Nasib mereka terancam oleh para pemburu liar, perusak hutan dan penyakit akibat keracunan.
Padahal, gorila bisa menjadi daya tarik wisata yang paling diandalkan bagi masyarakat sekitar. Selain itu, gorila juga menjadi penyeimbang ekosistem di hutan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar